A cup of cold coffee and 27 days of heartbreak

Duh judulnya burem gitu yah kopi dingin dan patah hati *tsailaaaah*

Mendadak fikiran flashback kemasa-masa sebelum ketemu Pak Suami dan otak udah pake logika, dimana dikala itu saya adalah seorang anak gadis usia 19tahun yang lagi galaaaaauuu segalau-galaunya karena abis putus sama sesemantan yang rasanya udah kaya akhir dunia huahahahahah.

Dengan segala ke-drama queen-an yang saya miliki mulailah saya mencurahkan isi hati melalui blog di multiply *yang sekarang sudah gak ada multiplynya juga* , kemudian karena jaman itu belum kenal Lang Leav atau akun akun quotes di instagram maka blogwalking lah saya ke blog blog yang isinya gak jauh-jauh dari broken heart juga dong mencari cari referensi seperti apa orang mengungkapkan kesedihan akan patah hati ini huahahhahah dan nyasarlah saya waktu itu di sebuah blog yang isinya membuat saya menjerit-jerit

“iyaaa bener banget kalimat kalimat ini”

“ih ini sih wakilin perasaan gue banget nih”

“ya ampun gue lagi fase ini nih”

sampai pada akhirnya saya kecewa “yaaaah blog ini kok ilang siiiiih”

Kemudian kehidupan terus berjalan sampai suatu hari di tahun 2017 seorang blogger panutanque kak Teppy memberikan info bahwa akan ada buku berjudul 27 days of heart break yang diangkat dari blognya Stella Ang, trus saya kok berasa familiar yaaaa sama cuplikan cuplikan nya, trus pas diinget-ingettt oooooh ini sih blog yang dulu saya ikutinnn ituuuuh dan ya ampuuun mau dijadikan buku doooong ih girang banget lah emak emak ini walaupun sekarang udah punya anak 1, udah menikah, dan udah beda penyebab galaunya * sekarang sih galaunya masalah anak sakit, harga diapers naik, imunisasi ke dokter dan semacemnya*

Ikutlah Pre Order di salah satu toko buku online dengan perasaan gak sabar dan deg-degan kayak anak perawan mau dilamar kekasih kwkwkwwkwk

P_20170904_113624[1]

Taraaaaaaaaa…………Buku 27 Days of Heartbreak nya sudah tiba di mejakuuuuuu!!!!

Malam harinya setelah si anak bayik sudah bobo, mulailah saya baca dengan penuh pengayatan ditemani secangkir es kopi buatan sendiri,

Perjalanan mengenang patah hati pun dimulai

day 1 : In A Parallel Universe ……… day 2:  Straight To The Pile………sambil senyum senyum sendiri dan kembali throwback pada masa-masa kelam ituuuh hihihi……day 7: Stuck Like Unwanted Memories……day 14: How Did It End Up Like This……day 25: You Think It’s Fictional? …..sampai di Day 27 : A Story within A Story dimana ada surprise letter dari seseorang, siapakah dia? Baca sendiri dong bukunya hihihi

Oke, jadi isi buku ini betul-betul 27 Surat dari hari pertama orang putus atau pisah dari pacarnya/pasangannya sampai ke hari 27, dimana kalau boleh di sambungkan ke dalam ilmu yang saya dapat di bangku kuliah, selama 27 hari ini menceritakan bagaimana seorang manusia melalu fase-fase berduka yaitu Denial—–> Anger—–> Bergaining——> Depresi——> Acceptance .

“I feel as if someone had amputated my limbs without my concent, It feels like they’re still there but they’re not”

“would we have found the missing piece if we had tried to look harder?”

“This is the seventh day and I still prepare coffee for two every morning”

“I ate in the car and you  hate it. I splashed the coffee on the tape deck before I fender-bended the car in front of me, I hate it when u’re still right even though u aren’t here anymore”

Daaaaaan kalimat kalimat yang pastinya buat orang-orang yang lagi patah hati bakal berteriak dari hati sanubari yang paling dalam “iniiii gueeee bangeeetttt!”

Oh iya lupa, isi dari buku ini semakin dipercantik dan diperdalam oleh ilustrasi-ilustrasi kece karya Marisa Santosa, duh sudahlah surat demi suratnya menohok banget, ilustrasinya pun makin menguatkan kegalauan ini 😀

P_20170905_105417[1]

P_20170905_105558[1]

Kalian lagi patah hati?

Kalian banci quotes?

Yuk mariiiii buku ini wajib banget buat dibeli!

P_20170905_105629[1]

Advertisements

Secangkir kopi panas di Arus Liar

Halo halo Assalamualaikum

Kembali bersama emak jarik alias jarang piknik yang bisa main ke Citarik aja udah happy banget hahahaha. Mau #latepost tentang kegiatan refreshing yang diadakan oleh PPNI Komisariat RS Islam Assyifa beberapa bulan yang lalu niiiiih * yes right, beberapa bulan yang lalu ngahahahaha *

Tepatnya bulan Mei kemarin saya dan rekan-rekan perawat dari Assyifa mengadakan penyegaran dengan kegiatan rafting atau arung jeram di sungai Citarik menggunakan jasa Arus Liar , track yang kita tempuh sepanjang 13km aja dooong sampai ke Pelabuan Ratu *kalo gak salah nama paketnya rafting to the sea* , kenyaaang deh tuh dayung dayung kiri kanan, menunduk, kejengkang, boom, sampe cape sendiri teriak teriak akhirnya diem aja menikmati angin sepoi-sepoi.

Berangkat jam 6 pagi dari Assyifa karena pengennya nyampe Arus Liar itu ga lebi dari jam 8, kenapa?karena semakin siang akan semakin panas dong nantinya, sesampainya disana seluruh peserta isi data diri dulu untuk keperluan asuransi * ini penting ya guys, kita gak tau kan kalo nanti ada apa-apa* terus berkumpul, fun games dan tukeran kado dulu kemudian berdoa bersama dan menuju perahu masing-masing sesuai intruksi dari abang guide arus liarnya.

Eh sebagai info nih kalo mau arung jeram enaknya pake sendal tali gitu, yang gak gampang copot tapi ringan, baju juga enakan baju panjang tapi jangan yang tebel atau jeans karena kalo kita kelempar dari perahu akan memperberat kita sendiri walaupun pake pelampung, terus bener-bener ikutin arahan dari akang-akangnya, dari mulai cara megang dayung sampe cara merunduk dan posisi tangan atau kaki selama diperahu, akibat salah pegang ujung dayung temen saya ada yg kejedot dayung dan gigi depannya goyang dong huhuuu kebayang linunya kaaaaaan.

Nah untuk rute yang 13 km ini, dibagi menjadi dua bagian, setelah melewati setengah perjalanan kita akan mampir dulu di rest area untuk menikmati kelapa muda dan gorengan, badan yang udah basah dan perut yang mulai keroncongan pun terselamatkan dengan segarnya kelapa muda dan renyahnya gorengan hangat, seddaaaps!

IMG-20170506-WA0046

Keseruan kemudian berlanjut pada sesi berikutnya, jeram-jeram yang makin seru, kejailan-kejailan abang guide perahu, pokoknya yg gak konsentrasi gampang kecebur aja hahahaha alhamdulillah saya selamat selama perjalanan dan bahkan kalo kitanya tenang, bisa kok di perahu sambil makan dan minum 😀 . Rafting itu tentang kekompakan tim, jadi komunikasi harus jalan diantara anggota biar ga ditikung atau kena batu, harus konsen semua dan ga boleh egois mau enak sendiri. Ya kurang lebih gitulah nilai-nilai moral dari rafting ini.

Nanti akan ada area sungai yang landai dan tenang nah disini yang bisa berenang di sungai di persilahkan buat renang, kalo saya milih tiduran di perahu, duh priceless banget deh rasanya. Jangan lupa sepanjang rute rafting ada spot-spot yang ada kameranya jadi pastikan wajah dan senyum kalian selalu instagramable yaaa dengan senyum tiga jari ala ala selebgram wkwkkwk * keselek gorengan *

IMG-20170506-WA0022IMG-20170506-WA0023IMG-20170506-WA0035IMG-20170506-WA0034IMG-20170506-WA0051IMG-20170506-WA0052IMG-20170506-WA0053

*Sorry for the poor quality pictures, maklum foto dapet dari group whasap hihihi*

Setelah 3 jam mengarungi arus kehidupan yang fana…*emaap mengarungi arus sungai maksudnya sampailah kita di garis finish kemudian siap-siap balik lagi ke Arus liar by angkot, tentunyaaah dengan baju masih setengah kering, dengan menggunakan jalur Cikidang yang naik turun bikin detak nadi takikardia tapi diganjar dengan pemandangan indah sepanjang jalan sampai diri ini terngantuk-ngantuk hahahhaah. Kembali di Arus Liar kita sudah disediakan makan siang, tapiiii masa makan dengan kondisi masih bau air sungai yekaaaan jadi kita mandi dulu, fasilitas kamar mandi dan ruang ganti buat saya sih enak yah bersih dan nyaman cuma mungkin kurang banyak aja jadi harus ngantri dulu, untung gue udah biasa mandi cepet *ultimate skill of emak-emak punya batita*

Makanan prasmanannya enak dan bisa pesen kopi juga *menu prasmanan ada paket-paketnya bisa kita pilih pas booking awal, Assyifa pilih menu yang ada karedoknya dong secara semua lidah asli Sunda* , sambil bisa pilih-pilih foto yang mau dicetak juga, untuk price listnya lupa, pokoknya untuk info yg akurat bisa di cek di web nya langsung yaaa pemirsa 😀

IMG-20170506-WA0057IMG-20170506-WA0041IMG-20170506-WA0047

Perut sudah kenyang, hati senang, mudah-mudahan kerja jadi semangat lagi yaaaa rekan-rekan semuanya…amiiin. Cussss rombongan PPNI Komisariat RS Islam Assyifa pulang dulu, terima kasih tim Arus Liar for the nice and warm hospitality, sure we will come back here for another fun rafting yeayyyy!!!IMG-20170506-WA0044

Sekian laporan piknik rafting kali ini, adiooosssss amigos!!!

Secangkir kopi dan daily perintilan macan abas

Oke, sebelumnya mungkin ada yg mengernyitkan dahi, bertanya-tanya dari lubuk hati yang paling dalam, apa gerangan pula ini macan abas? Siapanya macan kumbang? Seloow, macan abas disini maksudnya mama cantik anak baru satu *yaksip anda boleh muntah sekarang 😂 *

Oke here we go, jadi dalam postingan kali ini gue pengen sharing doooong tentang…..daily make up atau perintilan sehari – hari  yang sudah hampir 18 bulan ini berada di urutan ke 349 dari 350 prioritas yang artinya berada pada prioritas yang gak dikerjain pun yaudahlah yaaaa pasrah diantara hiruk pikuk ngurus anak, suami, dan kerjaan

Eh ada apa nih elooo Tirani yang kadang bedakan aja lupa sehingga orang sekitar bilang “u look so pale and anemic,cek HB gih!”  tetiba mau bahas perintilan me’ap?

Pertama : Dulu gue males, pas sebelum punya anak pun sebetulnya gue biasa aja sama yang namanya perawatan, mau itu perawatan kulit, muka, rambut, dan sejenisnya maupun perintilan sehari -harinya. Alhamdulillah Allah karuniakan kepada hambanya yg pemalas ini kulit yang gak neko-neko, shade kulit yang gak coklat-coklat amat, dan kulit muka yang adem ayem aja dipakein pelembab ollays yang harganya 17ribu itu hahahahaha. Jadi gak ada perasaan membutuhkan skin care routine yang bisa sampe 7 atau 12 steps itu, ya ampun maskeran bisa inget sebulan sekali aja udah kategori rajin. Nah apalagi sekarang yakaaaan dengan kesibukan sebagai ibuk baru yang anaknya lagi seneng-senengnya lari sana sini naik ini itu haissssh cemanalah ada waktu buat pake masker *alesaaaaan*

Kedua : Lingkungan pertemanan gue selama kerja sampai cuti melahirkan kemarin itu gak ada yg beauty enthusiast atau make up junkie yang pengetahuan tentang merawat dan mempercantik dirinya udah kaya guru geografi hafal batas zona ekonomi eksklusif setiap laut Indonesia, jadi gue gak ada pencerahan dari sumber-sumber yang terpercaya, sampai akhirnya pas masuk lagi dan ditempatkan di bagian baru, gue seruangan sama make up expert yang sedikit dua dikit gue jadi tau apa itu primer, apa itu jenis-jenis brush, apa itu foundie, daaaaan masih banyak lagi, dan karena setiap hari gue liat dia dandan nah lama-lama jiwa ingin mengikuti pun tumbuh dalam hati yang  masih polos ini.

Nah gue yakin nih yang lagi mengalami fase kehidupan kaya gue which is ibu pekerja dengan anak balita baru setaon setengah, pasti sedikit banyak sama kaaaan problematikanya urusan mengurus diri yang fana iniiiih?yakaaan? * mencoba mencari teman 😅 *

And then, WHAT WILL WE DO SODARA SODARAKU YANG DIRAHMATI ALLAH? Oke I will start with my case yaaah, me with my normal-to-dry skin and all my lazziness but somehow wanting my skin looks radiant and dewy and harus bisa hemat at the same time *deuh wanita ribet amat yak*

DISCLAIMER! Yang gue pake ini semuanya drug store products yaaa buibuuu so if u search for some high end brands u won’t find it here hehehe maklum laaaah dananya pan musti bagi bagi sama baby essentials yg harganya sama aja kaya produk orang dewasa tapi kaaan buat anak mah tetep kualitas nomor satu yaaa jadi emak yg ngalah. Emaap jd curcol 😀

Jadi apa sajakah perintilah me’ap sehari-hari yang ada di pouchnya ibuk Tira…???

  • Urusan cuci muka gue tetep pake wardah creamy foam sih karena masih puas dengan hasilnya yg bersih keset dimuka tapi gak bikin kering dan megar-megar dan tentunya ekhonomisss sekaleee dengan harga cukup 15ribu rupiah saja.
  • Lanjut ke primer, saat ini gue pake serum dari Garnier Sakura White pinkish radiance, enak adem ke kulit, kemasannya juga praktis krn pake pump, harga sekitar 65ribu tapi setelah liat liat review beauty blogger sih rencana gue mau coba serum make over yang harga gak jauh beda.
  • Next, pelembab, ollay natural white instant glowing fairness yang gue sebutin diatas noh yang harganya 17ribuan itu udah rada naik kasta sekarang jadi olay white radiance yang harganya sekitar 90ribu *hahaha plis tir orang mah pake yg harga 900ribu* , nah kenapa gue bertahan dengan merk ini? Karena ini enak buat kulit normal cenderung kering gue ini, asal pakenya jangan kebanyakan aja, kebiasaan gue sih pake pelembab seudah primer yaa, betul gak sih? so far enak enak aja abis dioles-oles pukpuk dikit wajahnya trus tunggu biar ga lengket dulu sebelum dibedak.
  • Nah untuk bedak gue lagi cinta-cintanya sama make over perfect cover two way cake shade 08 cinnamon, asli ngeblend banget dikulit dan bisa ngecover bintik-bintik hitam di wajah gue dengan baik, harga sekitar 130rb.
  • Kemudiaaan untuk blush on gue pake Emina cheeklit warna peach, gampang pakenya kaya pake salep kalau kata gue sih hahahaha murah pun cuma 30rb aja.
  • Buat urusan alis masihh setia dengan pencil alis viva idola sejuta umat, harga 25rb aja kakaaaak. From all of these daily make up steps, bagian ngalis ini yang gue paling males sih, karena sesabar apapun bikinnya teteeep suka ga simetris antara kiri dan kanan padahal gue anaknya gak ada masalah keseimbangan kok * entah hubungannya apah wkwkkw *
  • Lanjuuut ke eyeliner, Maybelline Hyper Sharp eyeliner masih menjadi andalanque walaupun kalo udah beberapa kali wudhu atau cuci muka pasti ada bleber item-item di kantung mata jadi harus sedia cotton bud buat bersihin, hmmm kemarin sempet cobain Maybelline hyper ink dan lumayan enak, kayaknya kalau yg ini udah abis , mau coba yg hyperink deh
  • Mascara! Masih setia dengan Maybelline Hyper Curl Volume Express dan sejauh ini belum ada keinginan coba yang lain, any idea?
  • Lipstick! Hhhhh urusan bibir selalu menjadi masalah, karena bibir gue gampang banget kering dan pecah-pecah menyeramkan sampai pernah bengkak dan panas karena maksa pengen pake lipstick mate biar cuco moronyoy kaya orang-orang hiks. Tapi sekarang udah kapok maksa maksa gitu, jadi mending cari aman aja dengan paka Vaseline lip therapy rosy sebagai pelembab bibir dan Jafra long wear lip gloss buat lipsticknya, emang harus di touch up terus sih karena cepet pudar apalagi kalau habis makan, tapi selama bibir gue baik-baik aja then Im okay with that 😀

Sorry gak insert foto produk karena akika terlalu malas, u can googling sendiri lah yaaa hihihi

Nah itu aja sih share perintilan sheari-hari yang gue pake sekarang, masukan-masukan  , tips-tips merawat kulit wajah, atau produk yang oke dan praktis * baik secara kualitas maupun harga hahaha * akan sangat gue terima looooh ibu ibu sekaliaaan because sharing is caring yakaan…

Adioooos !

Sebotol POCARI IONESSENCE dan keseruan rombongan RS Islam Assyifa

Oke jadi ini sebenernya jalan-jalan ringan yang saya dapatkan ditengah kesibukan dan rutinitas sehari-hari pekerjaan. Waktunya pun rasa pas yah pas hari Kamis disaat kepala butuh refresh hihihi. Oke gaesss matiin laptop, pack ur bags, dan naiklah ke bis!

Sebetulnya RS Islam Assyifa Sukabumi sudah lama ada kerja sama dengan PT Amerta Indah Otsuka / later we called it PT AIO aja ya biar simple 😀 . Biasanya mbak Nitya Putri Djiwandari / Brand Communication Executive PT AIO yang berkunjung ke rumah sakit kita, nah sekarang kita nih yang diundang mbak Nitya buat Factory Tour ke pabrik yang di Cicurug Sukabumi.

Kita berangkat kurang lebih jam 6 pagi dari RSI Assyifa, dijemput pake bis dari PT AIO kemudian kita nyampe sekitar jam 8 pagi, langsung disambut untuk foto bareng di halaman kantornya yang bersih dan asri

Rombongan dari RS Islam Assyifa berjumlah 20 orang perwakilan dari berbagai bidang dan bagian. 

IMG-20170810-WA0009IMG-20170810-WA0008

IMG-20170810-WA0007

Kemudian kita dipersilahkan masuk ke ruang serba guna gitu di sambut sama Ibu Idah trus dapet penjelasan tentang proses produksi dan quiz, seru  yaaa nambah wawasan dan fun karena si mbak yg presentasinya lawak *sorry lupa nama mbaknya* sesudah itu kita masuk ke pabrik bagian produksi dan melihat proses bagaimana dari mulai kaleng kosong sampai terisi dan dikemas siap didistribusikan, sayang untuk bagian ini kita tidak diizinkan untuk foto.  Kemudian masuk ke ruang marchendise dan difoto buat dibuatkan avatar guna main games nantinya. Di ruang marchendise ini kita juga bisa beli produk-produk PT AIO seperti Pocari Sweat, Pocari Sweat Ionessence, dan SOY JOY, oke kita jajan SOYJOY aja dengan niat pengen langsing *huahahahah yakaleee makan 1 bar doang bisa langsing mbaaaaak*

Nah yang paling seru itu Explorio Adventure, Explorion mengajak pengunjung untuk ikut serta dalam petualangan yang inovatif dan interaktif melalui perangkat digital cerdas dan game theater Explorion Theater, canggih banget lah ini hahaha yang masa kecil kurang bahagia bisa puas-puasin disini :p .

IMG-20170811-WA0066[1]IMG-20170811-WA0053[1]IMG-20170811-WA0056[1]

Seru dan bercucuran keringat dan pegel rahang pipi karena gak berhenti ketawa selama permainan inih…warrrbyazaaaah pemirsa! 😀

Oke akhirnya jam 10 acara selesai, kembali ke bis dan menuju jalan pulang, eh dijalan belok dulu ke rumah makan ternyata kita dijamu makan siang, ya ampun baik banget tim PT AIO ini hihihi langsung pada happy lah wajah ibu dan bapak dalam bis ini wkwkwkkwwk

Alhamdulillah untuk short trip yang menyenangkan ini, terima kasih yaaa PT Amerta Indah Otsuka, sering-seringlah ajak kita orang jalan-jalan insya allah berkah hihihihi amiiiin

Okedeh sekian yaaa laporan kali ini,Ciaooooo !!!

Secangkir kopi dan hidup akhir-akhir ini

Disuatu pagi….

Sesampainya saya disuatu tempat saya bertemu dengan seseorang yang langsung mengomentari baju saya,dia bilang baju saya kurang rapi katanya, dia gak tau  kalo sebelum berangkat dan sudah dandan tiba-tiba anak saya nagih mimik dulu, ya kusutlah baju ini. Setelah duduk dimeja dan mulai menyalakan laptop sambil nyeruput kopi kalengan yang tadi saya beli, saya teringat tentang komentar temen saya tadidan sebel sendiri saya berkesimpulan bahwa,,,we are sooooo easily commenting and judging someone this and that without trying to know what is the root cause, right?

Sebetulnya ketika dia komen, dalam hati saya sebel dan bergumam “duh gak usah komen baju gue kusut,lo gak tau penyebabnya apa,noh urusin aja idup lo yang kusut!”

Kenapa saya bisa bilang hidupnya kusut?because I know she has been thru a hard time. Tapi buru-buru saya istighfar dan menghibur diri bahwa itu hanya bagian dari cara dia menyapa teman mungkin.

Teman saya ini dulu adalah role model saya ketika saya masih newbie di dunia kerja yang fana ini hahahahahaha. Dari performa, skill komunikasi dengan orang lain, kedisiplinan, dan juga baktinya terhadap keluarga yang saya ketahui dari seberapa besarnya dia manut sama pasangannya dan memprioritaskan acara keluarga diatas segalanya. Tapi entah apa yang membuatnya bisa menjadi kebalikannya sekarang ini.

I dont know how life could be so cruel to her sampai sekarang dia bisa menjadi seperti itu, entah rasa sakit hati yang sehebat apa yang bisa membuat seseorang yang dulunya sangat perhatian, sangat manut, sangat komitmen dengan apa yang menjadi tanggung jawabnya could do the opposite right now.

Oke mungkin pengalaman hidup saya masih sangat minim terutama masalah kehidupan berumah tangga, so…sama seperti dia yang gak tau penyebab kenapa baju saya kusut, saya tidak tau apa yang membuat hidupnya “kusut” sampai dia bisa berubah 180 derajat seperti sekarang ini, so yeah I have no right to judge her anyway. Saya yang cuma dikomentarin baju kusut aja udah sebel, apalagi mungkin yang dikomentarin hidupnya ini itu pasti lebih sebel juga.

Pelajaran untuk diri saya sendiri dari kejadian ini adalah, plis plis Tirani jangan nuduh orang begini begitu selama lo gak tau penyebabnya apa

Akhir-akhir ini banyak kejadian yang menuntut saya untu bisa lebih bijak dan berfikir matang, rasa ingin nyinyir sama apa yang orang lain lakukan masiiiih sangat besar, tapi saya suka buru-buru mengingatkan diri untuk gak usah nyungkil nyungkil aib orang lain apalagi kalo gak berhubunagn langsung sama kita, karena apa? Karena diri kita sendiri pun masih banyak kesalahan, hanya saja Allah masih menutupinya dari pandangan sesama manusia.

HAAA ini kok jadi ngelantur yah, yowislah cuma mau numpahin unek-unek aja dan mau nyuruh yang kerja dirumah buat nyetrika baju saya lebih rapi lagi wkwwkwkwwk

Wassalam

Tirani, 27 tahun, macan abas alias mama cantik anak baru satu *SINGKATAN APALAH INI TUHAAAAN* 😀

Secangkir kopi dan kesempurnaan

Disuatu pagi ketika gue sedang menikmati kopi pagi, seorang sahabat nge-WA dan nanya “tir, anak gue udah 3 bulan BB nya gak naik nih, makannya susah, duh hopeless deh gue”

Hmmm…it got me thinking….ternyata gak cuma gue yang khawatir sama pola makan anak dan degdegan tiap anak posyandu bb nya naik apa nggak. Ternyata yang lain juga sama aja, dan buat temen-temen gue yang nyangka pertumbuhan anak gue dan perjalanan motherhood gue baik-baik aja, mereka salah 😀

Just like any other mommies, gue juga sama laaaah, anak susah makan, kepikiran tumbuh kembang anak gue sesuai umurnya apa enggak, kenapa anak orang udah bisa bilang ini itu tapi anak gue belum, daaaaaan sejuta kecemasan lainnya sebagai seorang ibu baru.

Masalahnya sekarang adalah, di dunia yang penuh dengan hingar bingar media sosial ini, bermunculan sosok sosok ibu muda yang nampaknya sempurna banget hidupnya, anaknya sehat, dikasih makan sesuai panduan WHO anaknya mau mau aja lengkap dengan caption “yeayyy makan hari ini tandas gak bersisa”, anaknya udah bisa ini itu, dikasih mainan edukatif anaknya mau, bobo sesuai jadwal, bahkan dengan usia yang sama dengan anak gue ada yg udah bisa toilet training daaaan kesempurnaan lainnya. Apakah sosok sosok sempurna itu salah? TENTU TIDAK, karena mereka bisa seperti itupun pasti dengan segala perjuangannya, dan pasti merupakan suatu kebanggaan ketika buah hatinya bisa hebat seperti itu sehingga wajar jika mereka ingin menampilkannya di media sosial.

Nah yang jadi masalah adalah penerimaan kita, oke lebih spesifik penerimaan gue, yang liat. Gue kadang jadi ngerasa sedih dan khawatir, kok anak gue gak kaya gitu yah? Boro-boro mau makan buah dengan campuran ini itu, sejauh ini anak gue cuma mau makan buah pisang sama tomat aja dong mak.. hahahhaha udah drama aja ini hati sama otak muterrrrrr gimana caranya anak gue bisa kaya anak sosok sosok sempurna itu

Sampai gue baca sebuah artikel duh gue lupa linknya, judulnya kurang lebih motherhood is not a competition gitu lah, isinya sih kurang lebih ada beberapa point, bahwa :

  • its all okay its all normal, bahwa anak kita yang kadang kalo makan harus dibawa keliling komplek, yang makannya cuma mau menu itu itu aja, naik Berat badannya gak fantastis, selama anaknya happy happy aja, aktif aktif aja, semua normal, okay?
  • ingat, tumbuh kembang setiap anak itu beda-beda, yang kembar identik aja beda apalagi yang beda emak bapaknya, jadi jangan langsung pesimis ketika anak kita belum mampu melakukan sesuatu yang anak lain sudah bisa, nah ini gue yang suka rempong nih, contoh dulu anak gue udah 8 bulan belom ada giginya, disaat bayi seangkatannya udah tumbuh minimal 2 gigi, gue udah was was aja, tanya DSA nya gpp kok normal, tapi namanya neneknya yekaaaaan ada aja tiap hari bikin makin parno, eh ternyata bulan ke 11 dia tumbuh gigi langsung 4 dong dan tanpa panas dan tanpa rewel, tuh kaaaan semua akan indah pada waktunya kok 🙂
  • why judging so easily?kadang emang ini penyakit yang gak kerasa sih, tanpa sadar kita dengan mudahnya menghakimi ibu lain sebagai ibu yang teledor, ibu yang gak care, ibu yang cuek, ibu yang ga berfikir panjang, dan segudang penilaian sotoy lain yang di hasilkan dari hanya melihat selewat saja. Padahal kita sendiri mengalami kan susahnya ngurus bayi itu kaya gimana? janganlaaah hanya karena si ibu memberikan treat yang berbeda dari cara kita kepada anak lantas kita menjudge hal itu salah, toh cara kita juga belum tentu yang paling benar, mengurus anak itu gak bisa kaya matematika yang 1 + 1 = 2, ini sebenernya nasihat untuk diri gue sendiri sih yang masih suka judging dalam hati, ya Allah maafkan.

Kesimpulannya, tidak ada cara mengasuh paling benar, paling baik, paling sempurna di dunia ini, semua kembali pada kondisi kita masing-masing, yang pasti, kita sebagai ibu harus terbuka dengan ilmu ilmu baru, harus terus menambah ilmu dan mengaplikasikannya sesuai dengan kondisi anak kita, sesuai dengan apa yang kita yakini, nikmatilah karena sejatinya ini bukan perlombaan ibu mana yang paling pintar.

Jadilah ibu yang bahagia, menikmati setiap kesempatan bersama anak-anak kita tercinta

Termotivasi untuk memberikan makanan sehat kepada anak harus tetap kita usahakan, tapi ingat, yang paling gemuk anaknya belum tentu yang paling sehat

Again and again it just a self reminder buat diri gue pribadi, syukur syukur kalau bisa jadi pencerahan buat ibu yang lain 🙂

Semangat semuanyaaaaaa :*

puncak15

motherhood isn’t easy, he?

Its been two wonderful years

Alhamdulillahirobbilalamin hari ini ceritanya tepat 2 tahun pernikahan, yhaaa…2 tahun aja gituuuuu gaiiissss, berasa cepet banget apalagi semenjak ada anak bayi, dari Senin ke Senin berikutnya aja udah gak berasa, lah ini juga tau tau udah 2 tahun aja.

Yaaa yaaa yaaaa saya sudah banyak dengar dari para senior bahwa 2 tahun pernikahan itu belum ada apa-apanya, ibarat ikutan marathon nah ini tuh mungkin baru peragengan otot otot kaki dan tangan..masiiiiih cetek banget.

Pernah marahan gak sama suami? Belom. Entah ini sehat atau enggak yah untuk sebuah hubungan antara dua orang manusia. Jadi gini, kalo kesel sih seriiiiing, baik gue ke suami maupun sebaliknya, kaya suami yang konsisten dengan gayanya dalam mengambil baju dari lemari yang bikin gue kezelll karena bekasnya pasti berantakan, dan hal hal cemen lainnya, atau suami yang suka kesel karena kebiasaan gue yg kalo minum sambil berdiri padahal dia udah ingetin berkali-kali kl minum harus duduk, atau ketika kita sama-sama cape tapi anak bayi masih ON dan terjadilah ” ayo dek tuh ayah ngajak main” eh sama suami ” tuh dek ibu lagi apa tuh” kemudian kita sama sama kesel hahahahhaah. Nah sejauh ini hal hal itu aja sih, gak pernah marahan sampe ga ngomong-ngomong apalagi sampe berhari-hari, ya Alhamdulillah kan yaaaah?

Gue adalah orang yang anti konflik, paling males berseteru, jadi kalo pun ada kekesalan yg masih bisa ditahan yaudah gue telen aja dari pada harus dibahas yang berpotensi menyebabkan pertengkaran, toh keselnya juga sama hal hal sepele aja sih bukan hal-hal fundamental. Nah suami juga rasa-rasanya sama sih dia gak akan mau masalahin hal hal sepele, jadi yaudah… selama 2 tahun ini ya normal-normal aja happy happy aja, apalagi kalo lihat perkembangan anak yang makin hari makin lucu dan juga menyita energi kami 😀

Oke terlepas dari hal-hal diatas yang entah baik atau enggak, gue yakin sih setiap pasangan suami istri itu punya gaya tersendiri dalam menjalani rumah tangga mereka, jadi mari kita nikmati saja perjalanan panjang yang baru setapak dua tapak dilalui ini

Harapan gue sih semoga gue dan suami bisa lebih saling mengingatkan dalam hal-hal yang baik terutama ibadah, karena apa?karena yagitulah sebagai pasangan muda kadang kita masih ada absen absennya soal ibadah, hehehhehe pengen lebih baik aja di tahun ini, amiiiin ya Allah 🙂

Terakhir, semoga kami bisa jadi orang tua yang baik yang bisa mengajarkan dan mencontohkan kebaikan untuk anak kami. Amiiiin

Selamat 2 tahun pernikahan, sayang. Terima kasih sudah menjadi partner yang menyenangkan, the adventure will never be easy but as long as u got my back then everything is alright 😉

Image may contain: 4 people, people smiling, closeup